Minggu, 28 Juni 2009

Sherina Munaf

gue baca tulisan ini dari blog Sherina Munaf hemm hanya sekedar iseng iseng supaya orang yg lagi baca blog gue ini juga baca apa yg gue baca, hahahahaha.



Kalau ada yang lihat atau baca artikel berikut ini, ini adalah artikel fitnah, bohong. Bagi yang membuat artikel ini, saya pernah melakukan apa sampai membuat kamu sakit hati sampai akhirnya memfitnah. Tolong, saya benar-benar sudah muak. Saya sudah muak. Semua kata, kecuali nama, disini adalah bullshit. Pada akhirnya saya hanya bisa berpaling pada Yang Maha Kuasa dan Maha Tahu.


JAKARTA-KAPANLAGI.COM
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan berbelit-belit akhirnya Polda Metro Jaya berhasil mengungkap perihal Perkosaan yang dialami artis Sherina Munaf. Berdasarkan pengakuan yang disampaikan oleh Ibunda Sherina Munaf sendiri, yaitu Ibu Lucki Ariani akhirnya terungkap bahwa memang artis yang terkenal karena film “Petualangan Sherina” itu pernah mengalami perkosaan.

Namun perkosaan itu terjadi bukan seperti yang diberitakan media massa beberapa minggu ini, bahwa terjadi perkosaan yang melibatkan artis Sherina Munaf dan Derby Romero. Tidak benar ada perkosaan Sherina pada minggu yang lalu.

Unit Kriminal Polda Metro Jaya akhirnya bertindak cepat untuk menangani kasus tersebut. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh unit kriminalitas maka akhirnya terungkap bahwa Sherina Munaf memang pernah mengalami perkosaan. Hal ini terungkap secara tidak sengaja karena pihak kepolisian menginginkan Sherina Munaf menjalani proses visum untuk membuktikan apakah benar ada peristiwa perkosaan atau tidak.

Namun Sherina Munaf menolak dengan tegas pemeriksaan itu. Dengan menangis akhirnya Sherina mengaku kepada ibunya bahwa dirinya sudah tidak gadis lagi sejak SMU kelas 3. Kepada ibunya, Sherina mengaku bahwa dirinya memang pernah diperkosa waktu duduk di bangku SMU. Kontan saja Ibunda Sherina Munaf menjadi kaget bukan kepalang. Namun apa mau dikata, semuanya sudah terjadi. Akhirnya dengan berat hati, Ibunda Sherina Munaf mengaku kepada wartawan bahwa Sherina memang pernah diperkosa, tetapi peristiwa itu sudah lama terjadi. Dengan penuh derai air mata, Ibunda Sherina Munaf memohon kepada wartawan untuk tidak mempublikasikan hal itu lebih lanjut demi karir Sherina Munaf. Tetapi ternyata banyak wartawan media yang tidak setuju dengan permohonan ibunda Sherina Munaf itu. Bagi wartawan, berita yang benar harus disampaikan dengan jelas supaya tidak terjadi kesalahan persepsi. Apalagi bila terjadi di dunia selebriti. (eny/yla)

Tidak ada komentar: